Pertumbuhan Asuransi 2009 Dijaga 5% 25-06-2009 09:27:00
JAKARTA - Pertumbuhan asuransi di 2009 ini mampu dijaga di kisaran lima persen, atau sama dengan pertumbuhan di kuartal IV-2008. Meskipun demikian, dia masih berharap pertumbuhan asuransi jiwa nasional bisa melampui target tersebut, mengingat kondisi global saat ini.
Biasanya, masyarakat di negara maju mulai sadar untuk memproteksi dirinya dengan asuransi, dibandingkan memarkirkan dananya ke deposito.
"Diharapkan, pola pikir masyarakat kita bisa berubah, dengan menginvestasikan dananya di asuransi daripada di depositio," ujar Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Evelina Fadil Pietruschka di Hotel Intercontinental, Jakarta, Kamis (5/3/2009).
Dia menambahkan, kesadaran masyarakat Indonesia untuk berasuransi masih rendah. Setidaknya, dari 250 juta penduduk Indonesia, sekira 11 persen baru menggunakan asuransi.
Industri asuransi sendiri memberikan konstribusi ke produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp1,3 triliun. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan China, yang mencapai Rp20 triliun.
Meskipun, kesadaran asuransi jiwa di Indonesia masih rendah, total masyarakat yang tertanggung asuransi pada kuartal IV-2008 mengalami kenaikan sebesar empat persen yakni 29,528 juta orang dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 28,380 juta.
Sementara untuk total klaim selama 2008, juga naik sangat signifikan, yakni sebesar 60,6 persen atau Rp19,7 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp18,5 triliun. (css) (ade)
Sumber : Ahmad Nabhani - Okezone.com
|